Thursday, 19 November 2015

Sejarah Singkat Kaos Kaki



Kaos kaki, merupakan salah satu penemuan yang sangat penting bagi peradaban manusia. Sejak jaman batu, manusia purba sudah menggunakan kaos kaki, mereka menggunakan kulit binatang untuk menutupi dan menghangatkan kaki mereka. Pada abad ke-8 sebelum masehi, orang Yunani menggunakan bulu/rambut binatang sebagai kaos kaki. Tidak lama setelah itu, bangsa Romawi juga menggunakan kaos kaki yang dibuat dari campuran kulit dan bulu binatang. Sejak saat itu penggunaan kaos kaki di Eropa semakin populer, tapi karena sulitnya pembuatan kaos kaki, sampai pada abad ke 5, kaos kaki hanya digunakan oleh kalangan tertentu, penggunaan kaos kaki merupakan lambang kesucian (purity) pada saat ini. Bahkan pada abad ke-10 hanya orang kaya dan bangsawan yang menggunakan kaos kaki. Pada tahun 1589, semua ini berubah, pada saat William Lee menciptakan mesin pembuat kaos kaki pertama di dunia. Ia menciptakan mesin ini karena melihat istrinya terlalu banyak menghabiskan waktu dalam membuat kaos kaki. Kaos kaki yang digunakan pada saat ini dibuat dari berbagai macam bahan, seperti wol, katun atau sutra dan nylon. Nylon merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk membuat kaos kaki. Bahan sintetik ini ditemukan pada tahun 1937, dan mulai diperkenalkan pertama kali di New York, kedua huruf awal Nylon, “NY” merupakan singkatan dari kota New York. 

(Sumber: http://www.utamart.com/content/blog/sejarah-singkat-kaos-kaki)

Bahan Dasar Kaos Kaki



Proses pembuatan kaoskaki diawali dengan bahan dasar yaitu BENANG. Benang dipilih sesuai dengan kebutuhan ,atau spefikasi dari kaos kaki itu.baik katun,polyster ,nilon.setelah pemilihan benang ,benang dimasukan ke mesin. Untuk dibentuk kaos kaki.





 

MESIN PENCETAK



Mesin disini bermacam macam ,bisa lihat gambar dibawah.